Tibalah tanggal 27 Agustus 2012 hari yang menegangkan
bagi aku karena kalau liat di tv ospeknya anak kuliahan itu pasti dikerjain
abis-abisan (itu cuma film kali -__-“). Padahal itu abis lebaran loh, please
deh kakak-kakak yang baik hati, adik adiknya jangan dibantai yah kan masih
suasana Idul Fitri (alasan). Hari itu aku udah kayak pengibar bendera di Istana
Negara (lebay). Pakai kemeja putih, rok hitam, kaos kaki kanan merah, kiri
putih, pakai nametag ada papan kesalahannya, kerudung putih, pakai pantofel, oia
karena aku anak teknik di lengan aku dikasih pita berwarna biru (buat ciri anak
teknik), dan aku pakai tas dari karung tepung terigu yang depannya dikasih logo
universitas. Dan datang subuh (ya ampun udah kayak mau bangunin orang sahur). Di
P2KK aku dapat kelompok 55 dengan mentor ka Nicko dan teman-teman kelompok yang
berasal dari fakultas yang berbeda-beda. Ternyata P2KK hari pertama membosankan
karena hari itu cuma penuh sama materi, materi, dan materi yang membuat aku
ngantuk (kalau ngantuk diseret komdis), oke berarti ga jadi ngantuk! Eh eh tunggu dulu, waktu itu ada masalah
disana, eh tapi ga perlu diceritain deh. Yang pasti malam itu adalah malam yang
menegangkan dan mencekam karena terdengar teriakan jargonnya anak teknik “TEKNIK
BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN”, setiap mendengar kalimat itu entah kenapa aku
selalu merinding (agak lebay). Tanggal 28 Agustus 2012, aku memakai kostum ala
orang baduy. Pakai slayer khas Banten, pakai sandal jepit, pakaian hitam-hitam.
P2KK hari kedua berjalan dengan lancar dan pulang sore “Alhamdulillah”. Akhirnya
usai sudah ospek universitas dan resmi menjadi mahasiswa Untirta. Eits tapi
masih ada ospek fakultas dan ospek jurusan. Semangat!!!
Kelompok 55

Tidak ada komentar:
Posting Komentar