Mulai mengurusi registrasi di untirta, bolak balik
Serang-Cilegon karena kampus pusatnya emang di Serang. Agak bete sih karena
ngurusinnya ribet banget, ga cukup sekali buat kesana (berkali-kali), dan itu
bulan puasa (bikin haus). Setelah semua registrasi selesai, mulai dari
pembayaran SPP, SPMA, Praktikum, cek kesehatan, dll selanjutnya pendaftaran
P2KK (Program Pengenalan Kehidupan Kampus) lebih tepatnya itu ospek
universitas. Aku baru tau ternyata masuk universitas itu ribet, ada ospek
universitas, ospek fakultas, ospek jurusan. Setelah itu pendaftaran PDKT (Pengenalan
Dunia Kampus Teknik) dan IFC (Industrial Engineering Friendly Camp) di Fakultas
Teknik Untirta tepatnya di Cilegon. Hebat ya Untirta, fakultasnya aja ada yang
beda kota, berarti besar banget tuh untirta hahaha. Saat daftar PDKT dan IFC
aku cengo banget, kayak orang bingung apa yang harus dilakuin duluan tapi gamau
nanya juga ke orang (please deh lo udah mau jadi mahasiswa). Untung aja ketemu
teman-teman SMP yang masuk Untirta sebut saja dia ‘Oci’. Nah dia jelasin tuh
katanya daftar PDKT dulu baru ke standnya Teknik Industri buat bayar IFC. Oke
saatnya beraksi!. Tetap aja aku terlihat plongo (maklumlah anak baru). Di stand
TI aku daftar sama kakak-kakak senior TI, disana aku ditanya “kenapa mau masuk
TI?” Terus aku jawab dengan polosnya “disuruh orang tua” (polos apa bego yah
hahaha). Setelah berbincang-bincang sama kakak-kakaknya aku pun pulang dan
menceritakan semuanya ke orang tua. “mah, kakak-kakaknya baik loh bla bla bla….”
Heboh banget aku nyeritainnya (padahal kejadiannya biasa aja). Setelah semua
selesai saatnya bersantai-santai menjadi pengangguran dirumah sampai menunggu
waktu ospek tiba (read: masa pembantaian maba) HAHAHA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar