Sabtu, 17 November 2012

Welcome to Fakultas Teknik Untirta (PDKT)


Tanggal 29 Agustus 2012. Jeng jeeeeeng datang jam 2 pagi buat PDKT. Sumpah itu lebih mengangkan daripada P2KK. Mata masih merem melek, pakai kostum yang aneh dan ribet langsung caw ke kampus diantar orang tua. Oalaaaah diberhentiin di KJ, nah disitu aku bingung karena tadinya aku janjian ketemu sama teman-teman kelompok aku (kelompok 37), tapi ga ketemu. Nah ada kakak senior tuh, langsung deh nanya “kak ini saya berhenti disini? Tapi saya bawa kayu bakar banyak ga bisa bawa sendiri” terus kakanya nanya “emang teman kamu yang cowo mana?” aku jawab “janjian disini tapi ga ketemu”. Kakak senior itu bilang “bu anterin aja anaknya sampai depan kampus nanti kayu bakarnya dititipin sama panitia”. Oke ngeeeeeng menuju kampus. Sampai depan kampus, okesip aku tegang setegang tegangnya kayak orang yang lagi tegang setegang tegangnya karena disana senior numpuk dan pada ngeliatin aku (dalam hati ayo berani, ayo berani). Nah disitu aku turun dari mobil dan ngejelasin semuanya ke panitia, akhirnya ada kakak panitia yang baik banget mau bantuin aku. Eeeeeh ternyata aku ga boleh langsung masuk, dan lebih parahnya aku ga pakai nametag karena nametag aku ada di ketua kelompok sebut saja dia ‘pepe’. Langsung komdis menghampiri, kamu kenapa? Tanya kakak komdis, terus aku jelasin semuanya. Nah dia nanya lagi “nametag kamu mana?” mampus dah aku makin tegang aja tuh, berusaha tenangin diri sendiri (mata udah berair *efek ngantuk*) terus jelasin semuanya. Dan akhirnya aku disuruh balik lagi ke depan kj jalan sendirian, sambil diteriakkin sama kakak senior “woy ada anak orang kaya tuh, dianterin pake mobil” terus temannya nyaut “mobil alphard ya”. Disitu aku jengkel banget, dan ngerasa ya ampun ini ospek bener-bener parah. Aku tetap jalan sambil tenangin diri biar ga emosi, karena percuma emosi cuma nambah masalah. Nah saat jalan menuju KJ aku beberapa kali diberhentiin panitia dan senior, ditanya macam-macam. Mulai dari senior yang baik sampai senior yang menjengkelkan minta ampun ada disitu. Yang ada dalam fikiran aku ‘semangat ini semua baru awal, dan harus yakin ini semua ada manfaat buat kedepannya’. Aku lanjutin perjalanan menuju kampus bersama teman-teman lainnya, disepanjang jalan aku selalu bilang “misi bang, misi teh, misi bang, misi teh ” (bosen deh gue). Akhirnya sampai juga dikampus, aku dan teman-teman dikumpulkan diparkiran. Sampai akhirnya diijinkan memasuki aula dan lanjut sholat subuh. Saat matahari mulai memancarkan sinarnya, kita semua mengadakan apel pembukaan PDKT. Setelah apel selesai kita diperkenankan kembali ke aula. Rasa tegang pun mulai reda karena di aula itu kita diberi materi dari dosen-dosen ataupun orang-orang penting lainnya tanpa mendengar teriakan para kakak komdis. Beberapa teman ada yang dipanggil komdis saat materi, kenapa yaa? Ternyata mereka tidur dan disuruh cuci muka. Oke hari itu penuh dengan materi-materi yang sangat bermanfaat. Dan sampai tiba waktunya untuk pulang (malam hari) dengan dibekalkan tugas dari kakak panitia. Dan harus kembali lagi ke kampus jam setengah 4 (kalau ga salah) dan tentunya dengan kostum yang aneh itu. Sampai dirumah aku langsung mengerjakan tugas-tugas dari kakak panitia, saat ngerjain tugas aku berfikir “seperti ini kah hidup di dunia teknik? Ko kejam amat ya” tapi disitu juga aku mikir, orang sukses itu pasti ada proses, ga tiba-tiba jadi orang sukses tapi ada kalanya kita bersusah susah dulu, bersenang senang kemudian. Semangat lanjutin ngerjain tugas. Jam 1 selesai dan langsung tidur. Oke jam 2 terbangun karena ada sms yang isinya info jam kedatangan PDKT hari kedua. Waktu itu terjadi kesimpangsiuran berita tentang jam kedatangan, akhirnya aku ga jadi tidur dan nyari-nyari info ke kakak kakak panitia (hebatnya ngantuk gue ilang). Tanggal 30 Agustus 2012, hari kedua PDKT jam kedatangan agak diperlambat “alhamdulillah” tapi tetap aja sholat subuh dikampus. Hari ini aku udah tau strategi agar ga dicegat senior-senior usil. Aku datang lewat LIA ga lewat KJ, ternyata disitu lebih aman (think smart). Masuk ke kampus dengan santai, dan pastinya ga terlambat dong. Sama seperti hari pertama penuh dengan materi-materi tapi ada saat yang paling paling paling membuat perasaan ini campur aduk. Saat malam hari panitia resmi menutup acara PDKT ini, kita dikasih kaos PDKT senangnya bukan main. Langsung kita pakai kaos itu. Tapi aku ngerasa ada yang aneh, aku mikir “pasti nih acara belum selesai, ga mungkin selesai begini aja” fikiran aku udah jelek. Daaaaan jeng jeeeeeng tiba-tiba senior-senior semuanya masuk sambil teriak-teriak. Lampu dimatikan, panitia keluar semua. Disana terjadi perdebatan hebat antara maba (mahasiswa baru) dengan senior-senior. Banyak juga maba yang kritis dan ga terima dibentak bentak gitu. Sampai akhirnya mata kita suruh ditutup dengan slayer dan kita dituntun berjalan pindah tempat dari aula. Di perjalanan itu aku udah dibilangin sama panitia ga usah jargon dan jangan percaya kalau ada yang ngaku panitia tapi gatau kode panitia (kode: kelabu). Saat berjalan dengan mata tertutup banyak yang berteriak ditelingaku menyuruh “woy jargonnya mana mba? Males kamu? Anak teknik bukan” aku ga peduli sama teriak-teriakan itu. Banyak juga yang menarik tangan aku tapi mereka gatau kode panitia. Aku tetap berjalan (ga peduli daripada disasarin). Tiba-tiba aku diberhentiin sama panitia dan dikasih senter korek dan suruh agkat tangannya ke atas. Disitu aku bingung, ini aku dibawa kemana dan mau diapain sih. Kejadian itu lumayan berlangsung lama, sampai tangan aku pegel banget gara-gara disuruh pegang senter sambil angkat tangannya. Dan akhirnyaaa penutup mata pun boleh dibuka. Alhamdulillah ya Allah, ternyata aku berada di lapangan tengah-tengah gedung perkuliahan. Kita semua dikumpulin disitu, dan disambut petasan-petasan dan kembang api yang indah banget. Ya ampun terharu banget, keren banget, indah banget :’). Disitu kita dengar sambutan-sambutan dari dosen, ketuplak, dll untuk meutup acara ini. Dan kita diajak nonton film kita selama PDKT. Ya ampun di video itu ada aku dengan tampang melas karena cape haha. Dan diakhir video itu ada yang ngebuat aku takjub banget ternyata waktu mata kita ditutup dan disuruh pegang senter, itu mereka nyusun kita membentuk tulisan “PDKT 2012”. Indah banget, dan acara diakhiri dengan api unggun dan bersalam salaman sama dosen, panitia, dan senior-senior. Resmi deh jadi anak teknik. Moment yang ga akan terlupakan deh “beautiful night” J. “TEKNIK BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN”.
tas karung keren

Welcome to Sultan Ageng Tirtayasa University (P2KK)


Tibalah tanggal 27 Agustus 2012 hari yang menegangkan bagi aku karena kalau liat di tv ospeknya anak kuliahan itu pasti dikerjain abis-abisan (itu cuma film kali -__-“). Padahal itu abis lebaran loh, please deh kakak-kakak yang baik hati, adik adiknya jangan dibantai yah kan masih suasana Idul Fitri (alasan). Hari itu aku udah kayak pengibar bendera di Istana Negara (lebay). Pakai kemeja putih, rok hitam, kaos kaki kanan merah, kiri putih, pakai nametag ada papan kesalahannya, kerudung putih, pakai pantofel, oia karena aku anak teknik di lengan aku dikasih pita berwarna biru (buat ciri anak teknik), dan aku pakai tas dari karung tepung terigu yang depannya dikasih logo universitas. Dan datang subuh (ya ampun udah kayak mau bangunin orang sahur). Di P2KK aku dapat kelompok 55 dengan mentor ka Nicko dan teman-teman kelompok yang berasal dari fakultas yang berbeda-beda. Ternyata P2KK hari pertama membosankan karena hari itu cuma penuh sama materi, materi, dan materi yang membuat aku ngantuk (kalau ngantuk diseret komdis), oke berarti ga jadi ngantuk!  Eh eh tunggu dulu, waktu itu ada masalah disana, eh tapi ga perlu diceritain deh. Yang pasti malam itu adalah malam yang menegangkan dan mencekam karena terdengar teriakan jargonnya anak teknik “TEKNIK BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN”, setiap mendengar kalimat itu entah kenapa aku selalu merinding (agak lebay). Tanggal 28 Agustus 2012, aku memakai kostum ala orang baduy. Pakai slayer khas Banten, pakai sandal jepit, pakaian hitam-hitam. P2KK hari kedua berjalan dengan lancar dan pulang sore “Alhamdulillah”. Akhirnya usai sudah ospek universitas dan resmi menjadi mahasiswa Untirta. Eits tapi masih ada ospek fakultas dan ospek jurusan. Semangat!!! 
Kelompok 55 

Ribetnya Masuk Kuliah -___-"


Mulai mengurusi registrasi di untirta, bolak balik Serang-Cilegon karena kampus pusatnya emang di Serang. Agak bete sih karena ngurusinnya ribet banget, ga cukup sekali buat kesana (berkali-kali), dan itu bulan puasa (bikin haus). Setelah semua registrasi selesai, mulai dari pembayaran SPP, SPMA, Praktikum, cek kesehatan, dll selanjutnya pendaftaran P2KK (Program Pengenalan Kehidupan Kampus) lebih tepatnya itu ospek universitas. Aku baru tau ternyata masuk universitas itu ribet, ada ospek universitas, ospek fakultas, ospek jurusan. Setelah itu pendaftaran PDKT (Pengenalan Dunia Kampus Teknik) dan IFC (Industrial Engineering Friendly Camp) di Fakultas Teknik Untirta tepatnya di Cilegon. Hebat ya Untirta, fakultasnya aja ada yang beda kota, berarti besar banget tuh untirta hahaha. Saat daftar PDKT dan IFC aku cengo banget, kayak orang bingung apa yang harus dilakuin duluan tapi gamau nanya juga ke orang (please deh lo udah mau jadi mahasiswa). Untung aja ketemu teman-teman SMP yang masuk Untirta sebut saja dia ‘Oci’. Nah dia jelasin tuh katanya daftar PDKT dulu baru ke standnya Teknik Industri buat bayar IFC. Oke saatnya beraksi!. Tetap aja aku terlihat plongo (maklumlah anak baru). Di stand TI aku daftar sama kakak-kakak senior TI, disana aku ditanya “kenapa mau masuk TI?” Terus aku jawab dengan polosnya “disuruh orang tua” (polos apa bego yah hahaha). Setelah berbincang-bincang sama kakak-kakaknya aku pun pulang dan menceritakan semuanya ke orang tua. “mah, kakak-kakaknya baik loh bla bla bla….” Heboh banget aku nyeritainnya (padahal kejadiannya biasa aja). Setelah semua selesai saatnya bersantai-santai menjadi pengangguran dirumah sampai menunggu waktu ospek tiba (read: masa pembantaian maba) HAHAHA.

Kuliah dimana aku?


Mumpung sekarang libur, jadi aku sempetin deh buat nulis blog ini. Cerita apa yah? Oia cerita dari awal saat aku mulai memasuki dunia perkuliahan aja yah. Oke check it out…
 Saat yang menegangkan adalah menunggu pengumuman SNMPTN undangan. Dari pagi aku udah stand by aja tuh depan laptop nungguin pengumuman. Di SNMPTN undangan aku milih IPB dengan jurusan Teknologi Pangan dan Ilmu Gizi, UPI dengan jurusan Biologi dan Pendidikan Biologi. Daaaan jeng jeeeeeeng aku shock banget ternyata aku ga keterima. Waktu itu tiba-tiba aja air mata mengalir, hp pun berdering terus menerus. Teman-teman pada nanya “gimana kaka tia dapet ga?” ya Allah berat banget buat jawab pertanyaan itu.  Tapi aku juga ga boleh berlarut-larut dalam kesedihan, kalau kata pepatah “masih banyak jalan menuju roma” (tapi aku nyari universitas bukan mau ke roma) *please deh itu cuma pepatah*. Oke balik lagi, dari situ banyak yang semangatin aku mulai dari mama, papa, abang, didi, dan teman-teman lainnya. Akhirnya aku ikut SNMPTN tulis. Di SNMPTN tulis aku ambil program IPA, tadinya aku pilih Universitas Andalas jurusan Kedokteran Gigi  dan IPB jurusan Biologi. Namun, setelah dipertimbangkan oleh keluarga dan saudara-saudara akhirnya aku memilih Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) jurusan Teknik Industri dan Teknik Kimia. Dan Alhamdulillah aku keterima di Untirta jurusan Teknik Industri. Udah mulai tenang karena udah dapet universitas, tapi berhubung masih penasaran sama universitas-universitas ternama lainnya akhirnya aku ikut test SIMAK UI dengan memilih jurusan Farmasi, Ilmu Gizi, dan Kesehatan Masyarakat (jurusan yang aku pilih emang ga pernah jauh dari biologi). Ternyata aku memang ditakdirkan di TI untirta (ga keterima di UI). Aku tetap bersyukur karena teman-teman aku aja banyak yang mau masuk sana tapi ga keterima, itu berarti aku termasuk orang yang beruntung “Alhamdulillah”. Nah aku udah fix memilih Industrial Engineering of Sultan Ageng Tirtayasa University. 

Description of Me

Perkenalkan, aku Shintia Indriani. Biasa dipanggil tia sama teman-teman, dipanggil nobita sama abang, dan dipanggil ade sama papa, mama, abang. Aku anak ke dua dari 2 bersaudara. Jadi dari kecil sampai sekarang ya kalau berantem berdua aja sama abang, hehe. Kata orang-orang aku anaknya manja, setiap orang yang baru liat aku pasti tau kalau aku itu anak bungsu, katanya sih keliatan dari kelakuannya. Emang iya gitu? haha. Dari kecil aku tuh hobi banget yang namanya membuat sebuah karya, entah itu berupa gambar, kerajinan tangan, atau apalah yang berhubungan sama seni rupa. Tapi semenjak kuliah hobi itu mulai hilang karena disibukan dengan laporan yang berjubel (agak lebay) maklumlah anak teknik. Oia aku belum cerita ya sekarang aku sekolah atau kuliah. Aku ini mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (satu-satunya PTN di provinsi Banten) tepatnya jurusan Teknik Industri (Industrial Engineering). Sebenarnya cita-cita aku awalnya bukan ingin menjadi seorang engineer tetapi ingin menjadi seorang dokter gigi. Tapi karena ada beberapa hal, aku memutuskan untuk memilih jurusan Teknik Industri dan meninggalkan pilihan pertamaku. Oke sekarang bahas fisik ya. Tinggi badan aku sekitar 160cm. Kata orang-orang sih kulit aku putih, tapi menurut aku sih hitam (secara aku hobi berenang). Oia tadi ada yang ketinggalan, aku juga hobi berenang. Oke balik lagi, kalau cantik? cantik itu relatif yaa haha. Tapi banyak banget yang hobi manggil aku dengan sebutan "jelek". Emang aku jelek ya? haha entahlah. Kalau berat badan gimana? aduh ga perlu dikasih tau yah -____-" (itu privasi). Kalau masalah otak nih, kata orang-orang sih pinter, tapi aku heran pinter darimananya jawab soal aja suka salah hemmm -.- yaa mungkin aku pernah beberapa kali ikut olimpiade. Tapi kayaknya bukan karena pinter deh, cuma lagi beruntung aja terpilih haha. Dan olimpiadenya selalu aja pelajaran "biologi". Aku emang pecinta biologi sih, tapi ya gitu saingan lebih jago dan bisalah menyimpulkan sendiri (read: olimpiade ga pernah menang) HAHAHA. Tapi ada suatu kebanggaan tersendiri waktu olimpiade biologi SMA, dari 30 peserta aku peringkat ke-7 (lumayanlah, berarti aku ga bego bego amat kan) yaa walaupun ga kepilih ke tingkat kota sih, karena yang dipilih peringkat 1-5 (agak JLEB sih). Sekian aja kali yah perkenalannya :) terimakasih ;)