Selasa, 20 Agustus 2013

Wasting Time -..-

Haaaaay guys!

Gue bingung mau nulis blog tapi ga tau mau nulis apaan, lagi bored banget ini dari kemaren. Main engga, liburan engga, kuliah juga engga. Kerjaan gue cuma guling-gulingan di kasur aja tiap hari (untung ga jatoh dari kasur!). Eh kata-kata siapa tuh HAHA. 

Menurut lo yang enak cerita apa ya sob? ._.
Oia ada intermezzo bentar, tadi ada maba minta tanda tangan gue loh! (maklum baru ngerasain jadi kakak tingkat).

Terus jadinya cerita apa dong?
Oia kejadian beberapa hari yang lalu aja yah.
Jadi gini loh, gue kan punya temen deket tuh di kampus. Yaa namanya juga manusia pasti punya beberapa temen deket tapi bukan berarti berkubu yah :) Kita biasa main bareng, ada oci, mustika, risma, ivo, cindi, sitri, tari, opi. Ada yang belum kesebut ga yah? lupa gue -_- haha. 

Naaaah, kejadiannya tuh begini. Si risma, sebut saja dia tersangka. mengabari gue melalui media sosial yang lagi banyak banget penggunannya saat ini, apalagi di Indonesia. Bilang twitter aja ribet yee haha. Dia bilang ke gue "shin, lo ga jenguk gue!" Lah mana gue tau dia sedang berbaring lemah tak berdaya di rumahnya coba -_- secara itu berita ga muncul di media elektronik ataupun media cetak (emang dia artis? :o). Dan gue pun terkejut, sontak saja langsung bertanya kepada tersangka "emang lo sakit? sakit apa? gaya banget. Dan tersangka pun menjawab "gue demam" spontan saja gue pun bertanya "demam apa lo? demam unyu-unyu? :3" aaaaaakkk iqbaaaal. Eh bukan lagi konser coboy junior deh ._. 

Beberapa hari kemudian gue pun bertemu dengan oci, mus, dan opi di kampus tercinta gue yang terletak di cilegon barat, dan ternyata mereka pun mendapat kabar dari tersangka dan menyuruh kami menjenguk dirumahnya yang sangat jauh dan harus naik bis, turun di jalan tol pula abis itu nyebrang jembatan, dan masih jalan lagi (agak lebay ceritanya, eh tapi ini FAKTA loh!!!). Oia kita ketemu di kampus ngapain yah? Ooo gue baru inget kita waktu itu rapat panitia IFC (kayak aktivis yee haha). Abis rapat, kita pun bermusyawarah di kursi kampus (bukan di meja bundar, karena ga ada meja bundarnya). Setelah rapat yang sangat singkat, akhirnya kita dapat memutuskan bahwa setelah rapat panitia IFC kita akan segera meluncur ke lokasi dimana tersangka terbaring lemah tak berdaya. 

Langsung saja kita pergi ke damkar, eh sebelum ke damkar kita mampir dulu di sebuah minimarket untuk membeli sedikit buah tangan dan perbekalan untuk perjalan kita ke lokasi. Di perjalanan dari kampus menuju minimarket kita semua membuat video yang nantinya akan ditunjukkan ke tersangka betapa susahnya perjuangan kita untuk menjenguknya, di panas teriknya matahari di siang bolong waktu itu. Lalu di damkar kita menaiki sebuah transportasi umum yang cukup besar yang biasa menjadi transportasi antar kota, sebut saja itu BIS. 

"eh kita turun di tol aja yah biar hemat" tutur mus. Lucu juga ini mau turun di jalan tol, aseliiiii gue belum pernah! Suer dah! Ga boong!. Sudah lewat serang barat, oci pun siap siap dengan matanya agar tidak terlewat dengan jembatan yang dimaksud, karena diantara kami berempat yang pernah turun dijalan tol menuju lokasi cuma si oci. 
Mus : "pak, berhenti di tangga yah!"
Sup : "tangga mana dek?"
Mus : "tangga mana ci?"
Oci : "oci gatau nama daerahnya, cuma tau tangganya yg mana."
Dan tiba-tiba saja,
Oci : "eh mus, itu tangganya!"
Mus : "pak berhenti pak disini!"

Dan bis pun rem mendadak, aseli rada ngeri juga sih.
Sup : "bilang geh dek kalo turun di jembatan, tangga mah tangga mana, bingung."

Tanpa peduli omongan si supir kita langung turun dan tak lupa mengucapkan terimakasih. Dan saat menaiki tangga jembatan gue bilang sama mereka "eh emang apa bedanya kita bilang tangga sama jembatan? kan kalo kita bilang tangga ya pasti yg kita maksud jembatan penyebrangan, masa iya di pinggir jalan tol ada tangga doang ga ada jembatannya". SERENTAK "HAHAHAHA, iya juga yah" ah sudahlah lupakan. 

Mohon kepada para pembaca, jangan ditiru yah, karena itu termasuk kelakuan penumpang nakal! Sekali-sekali nakal gapapa kali yah :p

Setelah melewati jembatan penyebrangan, kita masih harus berjalan kaki lagi menuju lokasi tersangka. Dan akhirnya ketemu juga tuh gang rumahnya, dan jeng jeeeeeng akhirnya KITA LIHAT RUMAH BARUNYA SI RISMA!!! 
Barengan : "assalamualaikum, assalamualaikum, assalamualaikum"

Lalu keluar seorang ibu-ibu yang tidak lain itu adalah ibunya risma. 
Ibu : "walaikumsalam, eh temennya risma yah" 
Mus : "iya bu, rismanya ada?"
Ibu : "rismanya lagi ke bandung sama temen-temennya"
Barengan : "haaaaaaaahhhh? katanya lagi sakit bu?"
Ibu : "iya udah 3 hari sakit, tadi subuh dijemput temennya eh pergi dia"

Kita berempat diam tanpa sepatah kata pun terucap dari bibir mungil kita nan indah itu. Didalam benak kita terucap kata "KAMPREEEEEEEEEEEEET!!!!!" Dan akhirnya sang ibu pun menyuruh kita beristirahat dahulu dirumah barunya sambil menunggu adzan dzuhur. Dengan muka yang ga jelas ekspresinya, kita pun masuk rumah barunya tersangka. 

Disana kita berceloteh mengungkapkan isi hati dan unek-unek dalam benak daaaaaan kita pun sepaham ingin berkata "RISMA KAMFREEEEEET!!!" Akhirnya dengan tawa-tawa miris kita menikmati snack yang kita beli di minimarket tadi, dan ibunya pun mengeluarkan semua kue lebarannya (masih suasana idul fitri). Kita tiduran, ketawa-ketawa miris, dan tiba-tiba saja handphone mustika pun berdering dengan indahnya. Tetooooooooot tersangka NELPON!! dan kita pun sepakat siapa pun yang dihubungi dia jangan ada yang menjawab. Dan ternyata si tersangka agak cerdas, dia nelpon ibunya dan ibunya memberikan handphonenya "nih rismanya nelpon". "oh iya tante". Kita pun bingung mau bilang apa, dan untung saja di telepon terdengar sangat berisik sehingga mustika ada alasan "halo? halo? aduh ga kedengeran berisik banget!" langsung deh tuh telpon di reject. Dan dia pun menghubungi kita lagi entah ke hp mus, oci, ataupun gue. Oke mustika pun melakukan tingkah konyolnya dengan cara "sin rekam sin". Lo tau apa yg direkaaaaam? Gue ngerekam si mustika bilang angkat ga yaaaa? heemmm angkat ga nih? sambil nunjukin hp yang sedang berdering sambil nyanyi nyanyi "di reject di reject aja" (sampe saat ini gue gatau itu lagu siapa yg dinyanyiin mustika). Dan akhirnya kita pun tertawa lepas, menurut gue sih itu tertawa licik. Oia sebelum ngerekam si mus joget-joget ga jelas, si opi bilang gini "dia enak banget yah ketawa seneng-seneng disana, kita disini? ketawa miris :(". Tapi lumayan terobati setelah melihat tingkah konyolnya mustika HAHAHA, aseliii kocak dah! 

Setelah tidur-tiduran, sholat dzuhur, makan siang dirumah barunya tersangka, kita pun bergegas pamit kepada ibunya. Kita naik becak sampai pasar rau, dengan tujuan agar ga useless jauh-jauh ke serang akhirnya kita memutuskan untuk mampir ke sebuah mall yang terletak di dekat gerbang tol serang timur yaitu Mall Of Serang atau biasa disebut MOS. Dan asal lo tau yaaaaah, itu baru pertama kalinya si oci kesana!! astaghfirullahaldzim! kalau opi baru pertama kali kesana sih wajar aja secara dia orang lampung, LAH? si oci yang sering banget ke serang masa belum kesana! OMG!!! *dunia berguncang*. 

Sebelum masuk mall,
Oci : "sin, masuknya lepas sepatu ga?"
Gue : "iya ci ntar depan pintu masuk lepas sepatunya!"

Untung aja tuh anak ga beneran lepas sepatunya yee, bisa disangka bawa orang jaman batu gue -_-. Kita jalan-jalan liat tas, liat baju (liat doang kaga beli). Dan akhirnya mustika si juragan pulsa pun membeli sepatu disana. Pas lagi milih-milih sepatu, eh ketemu dinar sama loli (temen kampus). Yaelah dunia sempit banget dah. 

Setelah mustika membayar sepatunya, kita langsung pulang. Daaaan jeng jeeeeng depan pintu kita liat matahari menyinari bumi dengan begitu semangatnya sampe silau meeeen dan akhirnya kita masuk lagi dan duduk di american warteg (AW). Alibinya gue sama oci beli es biar bisa duduk lama disana sampe nunggu matahari sedikit tenggelam. 

Setelah matahari redup (kayak lampu aja ye), baru deh kita keluar untuk pulang. Saatnya cari bis! Dan kita berhentiin bis, itu sumpah yah ekstrim banget naik bisnya! Lari-lari, naik ke pembatas jalan langsung lompat ke dalem bis (cewe teknik banget ye). Dan nyampe dalem bis kebagian duduk di smoking area, untung aja ga ada yg ngerokok. Di ruangan itu kita berempat paling berisik, sampe orang-orang pada ngeliatin. Akhirnya sampai di cilegon barat! dan pulang deh ke rumah masing-masing. Haha penuh cerita banget hari itu.

Thank you so much guys! mwah :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar